Klaster Gontor Bertambah, Covid-19 Ponorogo Menjulang Angka 124 Pasien

Peta sebaran covid-19 di Kabupaten Ponorogo per 17 Juli 2020


Angka penyebaran covid-19 terus bertambah di Kabupaten Ponorogo. Setidaknya, terdapat 10 kasus baru virus corona di 'Kota Reyog' ini (17/7). Penambahan kasus ini seiring mewabahnya covid-19 pada klaster Pondok Gontor 2.

"Saya kabarkan kembali terdapat penambahan kasus baru covid-19 di Ponorogo. Dari 10 pasien yang dinyatakan positif corona tersebut, 5 diantaranya merupakan santri Gontor 2. Sebelumnya mereka didapatkan hasil reaktif pada saat pemeriksaan rapid test masif di pondok. Setelah itu dilakukan pengambilan swab didapatkan hasil PCR positif," ujar Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat melakukan release via whatsapp kepada awak media.

Dirinya menambahkan, semenjak para santri dinyatakan reaktif, mereka sudah melakukan isolasi di yang disediakan pondok. Selanjutnya, mereka akan dirawat  di Surabaya bersama santri atau ustadz lainnya yang sudah dinyatakan positif sebelumnya. Sedangkan 5 pasien lain yang dinyatakan positif, yaitu pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Sambilawang Bungkal. Kemudian 1 perempuan warga Desa Plosojenar Kauman dan 1 laki-laki warga Desa Winong Jetis. Dua orang ini rekan kerja dan kontak erat dari pasien no. 48 (kelompok kasus Ronowijayan).

"Terbaru 1 orang laki-laki yang merupakan pengasuh pondok pesantren di Magelang. Pulang dari Magelang pada 3 Juli karena sakit. Sempat di rumah selama beberapa hari dan kemudian 13 Juli periksa ke RS. Hasil rapid test reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan, PCR didapatkan hasil positif," imbuhnya.

Untuk kabar baiknya, ada 4 pasien lagi yang telah dinyatakan sembuh. Dengan demikian untuk saat ini, total ada 124 orang yang telah terpapar covid-19. Namun pasien sembuh ada 55 orang. Sementara meninggal 4 orang. Serta ada 65 pasien yang saat ini sedang menjalani isolasi. Dari semua kasus corona di Ponorogo, terdiri dari klaster Gontor 2 (43), riwayat Surabaya (23), Temboro (13), Ronowijayan (13), PPIH Sukolilo (8),  Panjeng (4) dan lain lain (20).

"Hal ini kembali menjadi pembelajaran bagi kita semua, bagaimana pentingnya kita mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. * (nda)

Related

REGIONAL 6353343900239775050

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

item