Koalisi Besar usung Ipong – Bambang dalam Pilkada Ponorogo 2020
Ponorogo - Koalisi Besar deklarasikan Ipong - Bambang sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo yang didukung pada Pilkada 2020 mendatang. Deklarasi digelar di Halaman Masjid Jami' Kauman Kota Lama, Ponorogo pada Kamis, (03/09).
Disebut koalisi besar, pasangan Ipong - Bambang mendominasi sejumlah dukungan partai politik. Sebanyak 6 Parpol meliputi 36 Kursi DPRD Ponorogo telah resmi menyatakan dukungannya yaitu Partai NasDem 10 kursi, PKB 8 kursi, Partai Gerindra 5 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, Partai Golkar 4 kursi dan PKS 4 kursi.
Hadir dalam acara Deklarasi Ipong- Bambang, para pengurus partai pengusung, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan dan simpatisan. Meriah acara Ipong – Bambang disambut dengan 21 dadak merak reyog ponorogo, gajah-gajahan, jaranan, kebo bule, hadroh dan juga disediakan makan gratis di 365 pedagang kaki lima sekitaran Pasar Pon, Kota Lama.
Ibnu Multazam, Ketua DPC PKB Ponorogo bersama seluruh Parpol pengusung berkomitmen akan bekerja keras dalam memenangkan pasangan Ipong-Bambang sampai nanti pada waktu pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020. “Menjatuhkan pilihan kepada Ipong - Bambang bukan tanpa alasan. Kita jatuhkan pilihan kepada Pak Ipong dan pak Bambang salah satu alasannya untuk meneguhkan semangat religiusnya dalam rangka memimpin Kabupaten Ponorogo,” ungkapnya.
Masih menurutnya, Slogan yang ditulis dalam deklarasi “Menjaga amanah menuntaskan yang tertunda untuk Ponorogo yang lebih maju, berbudaya dan religius” diharapkan pasangan Ipong-Bambang bisa melanjutkan yang telah dilakukan hingga saat ini. “Kami semua sudah melihat bagaimana kinerja Bapak Ipong Muchlissoni yang sudah menjadi Bupati Ponorogo, banyak kemajuan di bidang pembangunan, kesenian, budaya dan perekonomian di wilayah Ponorogo,” ungkapnya.
Sementara itu, Ipong Muchlissoni mengatakan deklarasi kali ini digelar secara sederhana karena ada situasi pandemi Covid-19, berbeda dengan deklarasi Pilkada sebelumnya yang digelar meriah di Aloon-aloon Ponorogo. “Maka dari itu saya mengharapkan kepada seluruh yang hadir agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19, karena saat ini Ponorogo masuk zona orange kembali dan pandemi Covid-19 masih bisa mengacam kita semua,” pesannya.
Lebih lanjut, Ipong menjelaskan, dipilihnya Bambang Tri Wahono sebagai pasangannya karena ingin membangun Ponorogo secara bersama-sama dari dukungan parpol pengusung. “Ketika saya sodorkan dari salah satu parpol, parpol pengusung lain menolak. Saya pribadi dapat perintah dari DPP Nasdem agar maju sendiri dengan jumlah 10 Kursi NasDem sudah cukup dengan wakil (cawabup) Pak Saifudin Dimyati tetapi saya jelaskan kepada Bapak Surya Paloh, saya tidak ingin membangun Ponorogo hanya dengan Nasdem saja. Saya mohon diijinkan untuk memilih wakil Bupati yang disepakati oleh parpol yang ada. Dan akhinya Parpol Pengusung sepakat memilih Bapak Bambang Tri Wahono sebagai wakil saya,” jelasnya.
Ipong berjanji akan menjaga amanah dengan menuntaskan yang tertunda sebagai PR untuk periode 5 tahun mendatang. “Tujuan utamanya dan visi kita masih tetap sama yaitu Ponorogo yang lebih maju, berbudaya dan religious. Di akhir jabatan saya dan masyarakat ponorogo mendapat hadiah luar biasa yaitu pasar legi yang akan menjadi pasar modern terbesar di Indonesia,” pungkasnya. (eh)

