Keseriusan Ipong Lestarikan Budaya, Gelar Tari Jathil Pecahkan Rekor Muri hingga Festival Topeng Internasional
Ponorogo - Keseriusan Ipong Muchlisoni di era pemerintahannya periode pertama dalam melestarikan seni budaya tak diragukan lagi. Terobosan even yang digelar untuk mendongkrak wisatawan telah banyak Ia lakukan.
Salah satunya, Pegelaran reyog dengan jathil terbanyak hingga pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), yang terdaftar dengan No. 8852.
Rekor tersebut dianugerahkan kepada kabupaten Ponorogo atas Pemrakarsa dan Penyelenggara Pagelaran Reyog dengan Jathilan Terbanyak dengan 2062 Peserta.
"Gebyar tari jathil untuk memecahkan Rekor MURI, bukan hanya sekedar itu. Ini adalah persembahan Ponorogo, Persembahan Bumi Reyog, Persembahan Bumi Wengker untuk Indonesia. Dalam rangka nguri-nguri budaya bangsa," kata Ipong Muchlissoni.
Selain itu, pada tahun 2019 lalu, salah satunya yang paling spektakuler untuk menarik wisatawan hingga mancanegara datang ke Ponorogo adalah dengan menggelar Festival Topeng Internasional yang pesertanya datang dari berbagai negara.
"Hal itu sebagai wujud memperkenalkan seni dan budaya ponorogo kepada dunia, dan mengenalkan bahwa Reyog adalah Topeng terbesar didunia. Karena tak ada tari topeng yamg menggunakan topeng besar seperti Reyog Ponorogo," jelasnya.
Digelarnya Festival Topeng Internasional itu termasuk bagian dari ikhtiar untuk mengajak masyarakat dunia, masyarakat nasional untuk datang ke Ponorogo," pungkasnya.
(***)


