Pandemi, Serangkaian Acara Hari Jadi Ponorogo Terpaksa Ditiadakan

Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni

      Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni


Mengingat masih pandemi covid-19. Pun serangkaian acara dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-524 tahun ini terpaksa ditiadakan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. (11/8).


"Ditengah pandemi covid-19 ini. Maka serangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo pada tahun ini terpaksa ditiadakan. Diantaranya Festival Reyog Mini (FRM), Karawitan hingga Kirab Pusaka," ujar Ipong (sapaan akrabnya) kepada awak media saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-524 tahun.


Dirinya menambahkan, seperti yang kita tahu, acara-acara tersebut berpotensi mengundang jumlah kerumunan massa yang tak bisa kita bendung. Maka serangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo tahun ini tak kita adakan. Contohnya kirab pusaka, tentu hal ini disaksikan oleh ratusan ribu orang. Terlebih pandemi covid-19 ini masih belum berakhir di 'Kota Reyog' ini. Meski demikian, sektor ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. 


"Kita tetap membangkitkan optimisme ditengah pandemi ini. Untuk acara masyarakat seperti tahlilan, hajatan maupun reyog'an rutin tiap tanggal 11, itu boleh. Karena jumlah kerumunan (massa) -nya masih dapat dikendalikan. Dengan catatan, tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. * (nda)

Related

WISATA 6677281006098976566

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

Populer

Terkini

item